Huawei Mate 20 Pro : Terbaik ?

Huawei mengumumkan seri flagship terbarunya pada 16 Oktober 2018, yaitu Huawei Mate 20 Pro. Sebenarnya, ada tiga seri lain yang diluncurkan seperti Huawei Mate 20, Huawei Mate 20x dan Huawei Mate 20 Porsche Design. Namun, tulisan saya hanya akan fokus membahas varian Pro.



Pabrikan berlogo kipas merah ini menpunyai dua seri flagship, yaitu varian P yang diluncurkan awal tahun dan varian Mate yang diluncurkan akhir tahun. Dan jika kita menengok ke belakang, dua varian flagship ini telah bekerja sama dengan Leica sejak Huawei P9 diumumkan pada April 2016.

Sejak kerja sama dengan Leica, Huawei selalu membawa peningkatan dari segi kamera. Mari kita lihat bagaimana peningkatannya :

Huawei P9 :

  • 12 MP, f/2.2, 27mm (wide), 1/2.9", 1.25µm, PDAF & laser AF
  • 12 MP B/W, f/2.2, 27mm (wide), 1/2.9", 1.25µm, PDAF & laser AF


Huawei Mate 9 :

  • 12 MP, f/2.2, 27mm (wide), 1/2.9", 1.25µm, OIS, PDAF & laser AF
  • 20 MP B/W, f/2.2, 27mm (wide), 2x lossless zoom, OIS, PDAF & laser AF


Huawei P10 :

  • 12 MP, f/2.2, 28mm (wide), OIS, PDAF & laser AF
  • 20 MP B/W, f/1.8, 2x lossless zoom, PDAF & laser AF


Huawei Mate 10 Pro :

  • 12 MP, f/1.6, 27mm (wide), 1/2.9", 1.25µm, OIS, PDAF & laser AF
  • 20 MP B/W, f/1.6, 27mm (wide), 2x lossless zoom, OIS, PDAF & laser AF


Huawei P20 Pro :

  • 40 MP, f/1.8, 27mm (wide), 1/1.7", OIS, PDAF/Laser AF
  • 20 MP B/W, f/1.6, 27mm (wide), 1/2.7", OIS, PDAF/Laser AF
  • 8 MP, f/2.4, 80mm (telephoto), 1/4", 3x optical zoom, OIS, PDAF/Laser AF


Huawei Mate 20 Pro :

  • 40 MP, f/1.8, 27mm (wide), 1/1.7", PDAF/Laser AF
  • 20 MP, f/2.2, 16mm (ultrawide), 1/2.7", PDAF/Laser AF
  • 8 MP, f/2.4, 80mm (telephoto), 1/4", 5x optical zoom, OIS, PDAF/Laser AF

Bisa kita lihat bagaimana Huawei selalu berusaha membawa peningkatan pada kamera belakangya. Namun, satu perubahan yang bisa kita lihat pada seri terbaru ini adalah hilangnya lensa monochrome yang dulu dibanggakan bisa membuat hasil low light lebih bagus. Hal ini mungkin terjadi karena sejak P20 Pro, ada night mode yang sangat bisa diandalkan.


Selain segi kamera, SOC adalah hal lain yang menjadi nilai jual utama pada smartphone ini. Kirin 980 yang sudah diumumkan pada akhir Agustus 2018 sebagai SOC pertama dengan manufaktur 7nm akhirnya memulai debutnya di dalam seri Mate 20. Jika dilihat dari presentasinya, SOC ini menitik beratkan pada fitur AI. Dan dilihat dari presentasi pada Mate 20 Pro, ada beberapa fitur yang memang sepertinya membutuhkan kinerja dari AI ini. Misalnya saja fitur untuk mengenali objek dan bahkan melihat jumlah kalori dari suatu makanan berdasarkan ukurannya. Selain itu, ada juga fitur untuk menscan suatu objek secara 3D menggunakan kamera depan dan membuat objek yang di scan tadi bisa bergerak seperti AR.


Selain dua hal diatas, hal baru di Mate 20 Pro adalah Super Charge 40W yang bisa mengisi 70 persen dalam 30 menit. Wireless charging akhirnya juga hadir di smartphone Huawei, dan bukan itu saja tapi ponsel ini bisa melakukan reverse wireless charging.

Melihat berbagai fitur tersebut, tentu saja harga ponsel ini tidak akan murah. Namun, tentu saja akan banyak orang akan tertarik mencobanya mengingat Huawei P20 Pro diterima sangat baik di pasar.

Apakah kalian juga tertarik ? Mari kita tunggu kehadirannya di Indonesia.
Spesifkasi lengkap dari Huawei Mate 20 series bisa kalian lihat disini : Mate 20 Series

Comments

Popular posts from this blog

Nightscape untuk semua smartphone Realme

Oleophobic Coating itu apa ?

Mediatek Helio P70 vs Helio P60